Studi Kesesuaian Mikroorganisme terhadap Pengolahan Limbah Cair Industri

  • Hasri Adiyani Mustamin Universitas Pembangunan Nasional "Veteran"Jawa Timur
  • Retno Panggih Larasati Universitas Pembangunan Nasional "Veteran"Jawa Timur
  • Ketut Sumada Universitas Pembangunan Nasional "Veteran"Jawa Timur

Abstract

Pengolahan limbah cair dengan polutan senyawa organik umumnya menggunakan mikroorganisme sebagai media pengurai. Limbah yang mengandung senyawa organik di PT. SIER Surabaya, berasal dari industri kerupuk udang, industri keripik usus, limbah dari penyimpanan dan pencucian ikan (cold storage), industri tahu, dan pengolahan rumput laut. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari kesesuaian jenis mikroorganisme terhadap jenis limbah cair organik. Prosedur Penelitian adalah melakukan isolasi lumpur aktif pada PT. SIER untuk mendapatkan bakteri yang berkontribusi pada pengolahan limbah. Dari hasil isolasi diperoleh 5 jenis bakteri yaitu Achromobacter, Flavobacter, Zooglea, Mycobacterium dan Bdellovibrio. Bakteri yang diperoleh kemudian diaplikasikan ke dalam lima jenis limbah cair organik yaitu limbah kerupuk udang, limbah industri keripik usus, limbah dari penyimpanan dan pencucian ikan (cold storage), industri tahu, dan pengolahan rumput laut. Dari hasil penelitian diperoleh hasil mikroorganisme yang memiliki daya urai paling dominan pada berbagai limbah yaitu Achromobacter sedangkan Zoogela tidak dapat menguraikan limbah cair keripik usus, dan jutru mengalami kematian.

References

M. A. Muzamil, “Dampak limbah cair pabrik tekstil pt kenaria terhadap kualitas air sungai Winong sebagai irigasi pertanian di Desa Purwosuman kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen 2010,” UNS (Sebelas Maret University), 2010.

M. Said, “Pengolahan Air Limbah Laboratorium dengan Menggunakan Koagulan Alum Sulfat dan Poli Aluminium Klorida (PAC),” J. Penelit. Sains, vol. 9, no. 12, pp. 38–43, 2009.

A. A. Retnosari and M. Shovitri, “Kemampuan isolat Bacillus sp. dalam mendegradasi limbah tangki septik,” J. Sains dan Seni ITS, vol. 2, no. 1, pp. E7--E11, 2013.

P. B. Lestari, “Biodegradasi Limbah Cair Tahu Dari Mikroorganisme Indigen Sebagai Bahan Ajar Mikrobiologi Lingkungan Di Perguruan Tinggi,” J. Edukasi Mat. dan Sains, vol. 2, no. 1, pp. 84–94, 2016.

D. Anggraeni, A. T. Sutanhaji, and others, “Pengaruh volume lumpur aktif dengan proses kontak stabilisasi pada efektivitas pengolahan air limbah industri pengolahan ikan,” J. Sumberd. Alam dan Lingkung., vol. 1, no. 3, pp. 6–12, 2014.

P. R. Nagwekar, “Removal of organic matter from wastewater by activated sludge process--review,” Int. J. Sci. Eng. Technol. Res., vol. 3, no. 5, pp. 1260–1263, 2014.

A. Rasmito, J. Caroline, and others, “MSG Waste Biomass Concentration on Membrane Bioreactor Submerged,” J. Tek. Kim., vol. 5, no. 1, pp. 352–362, 2012.

E. S. Siboro, E. Surya, and N. Herlina, “Pembuatan pupuk cair dan biogas dari campuran limbah sayuran,” J. Tek. Kim. USU, vol. 2, no. 3, pp. 40–43, 2013.

S. Rahmaningsih, S. Wilis, and A. Mulyana, “Bakteri Patogen dari Perairan Pantai dan Kawasan Tambak di Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban,” Ekol. J. Ilm. Ilmu Dasar dan Lingkung. Hidup, vol. 12, no. 1, pp. 1–5, 2017.

P. Pujiati, “Isolasi Actinomycetes Dari Tanah Kebun Sebagai Bahan Petunjuk Praktikum Mikrobiologi,” Florea J. Biol. Dan Pembelajarannya, vol. 1, no. 2, 2014.

R. D. Ratnani, “Kemampuan kombinasi eceng gondok dan lumpur aktif untuk menurunkan pencemaran pada limbah cair industri tahu,” Maj. Ilm. MOMENTUM, vol. 8, no. 2, 2012.

W. Syafi’i, R. F. Amethys, and others, “Analisis Pengolahan Limbah Cair Rumah Sakit dengan Mengggunakan Sistem Biofilter Anaerob-Aerob sebagai Potensi rancangan lembar kerja Siswa Biologi SMK,” Biog. (JURNAL Pendidik. SAINS DAN Biol., vol. 13, no. 2, pp. 123–130.

Published
2020-07-30
How to Cite
MustaminH., LarasatiR., & SumadaK. (2020). Studi Kesesuaian Mikroorganisme terhadap Pengolahan Limbah Cair Industri. ChemPro, 1(02), 45-52. https://doi.org/10.33005/chempro.v1i2.63
Section
Articles